Kali ini saya mencoba berbagi pengalaman saya mengenai Sukses Berkomunikasi untuk menunjang Kepemimpinan. Banyak orang sudah saya jadikan “kelinci percobaan” untuk menguji keampuan Tips Sukses Berkomunikasi ini. Dan hasilnya, wow… sesuai dengan harapan😀

Tips Sukses Berkomunikasi 01 :

Pujian yang proporsional

Menurut pengalaman mengenai tips yang satu ini, sudah cukup banyak dan akan bertambah banyak lagi😀 orang-orang yang akan menjadi kelinci percobaan saya untuk menguji keampuhan “jurus kungfu tingkat tinggi” dalam Sukses Berkomunikasi. Dan boleh dikatakan hampir 100% “kungfu” saya mengenai sasaran dengan tepat😀

Kungfu berkomunikasi (Pujian / Memuji) yang saya maksud, tidak sekedar memuji. Atau bahkan terkesan obral pujian. Tetapi benar – benar memuji kemampuan / keberhasilan seseorang karena dia kita anggap Sukses atau Berhasil akan sesuatu hal.

Intinya adalah, cepatlah tanggap akan event – event yang layak untuk dipuji. Seperti pengalaman saya berikut :

“Saya adalah seorang pemimpin di tengah (mempunyai atasan dan partner kerja yang secara struktural / sekali lagi secara struktural😀 berada di bawah saya). Suatu hari, ada satu rekan saya (sebut saja jimgun) yang benar-benar melakukan kesalahan yang sangat fatal meskipun itu jelas tidak disengaja.

Tentu saja atasan saya menegur KERAS kepada saya selaku atasan struktural dari rekan jimgun. Karena kesalahan jimgun sangat fatal untuk perusahaan, maka beberapa customer yang merasa “dirugikan” menyampaikan keluhan kepada atasan.

Secara prosedural, adalah kewajiban saya untuk menemani atasan “menghadapi” keluhan yang disampaikan oleh beberapa customer yang merasa dirugikan. Nah….. disinilah letak kekaguman saya atas tindakan atasan pada waktu itu. Beliau benar-benar (totally) melakukan “perlawanan” dengan membela jimgun mati-matian untuk menjaga nama baik perusahaan.

Berbagai argumen, alternatif solusi dilontarkan oleh atasan saya, sampai akhirnya kami menemukan win – win solution untuk memecahkan kasus yang boleh saya katakan WOW tersebut😀

Namanya win-win solution, customer yang merasa dirugikan senang, kami pun juga senang. KESEMPATAN inilah yang tidak saya SIA-SIA kan begitu saja. Meski dalam keadaan masih “hot“, langsung saja saya keluarkan kungfu saya (pujian atas tindakan atasan)😀

Tidak disangka-sangka, situasi yang tadinya “hot” langsung mendingin dan terus menjadi dingin sampai-sampai bisa membuat atasan saya tersenyum bangga akan dirinya.”

Contoh diatas hanya salah satu dari pengalaman saya. Orang sepintar apapun, sejago apapun, mau S1, S2, S3 atau Prof sekalipun, akan sangat sulit menghindari jurus kungfu pujian yang saya kategorikan sebagai jurus level atas dari “Sukses Berkomunikasi untuk menunjang Kepemimpinan” anda.

Hanya orang-orang yang benar-benar bijaksana dan berhati tulus mulia lah yang dapat menghindari kungfu ini😀

Nb: Tetapi sayangnya, orang-orang yang bijak dan mulia jumlahnya sangat sedikit. Terbukti dari yang pernah saya jadikan kelinci percobaan😀

Bagaimana menurut anda ???
salam,
ISO